Open Database Connectivity (ODBC)
Open Database
Connectivity (disingkat menjadi ODBC) adalah
sebuah standar terbuka untuk konektivitas antar mesin basis
data.
Standar ini menyediakan API yang dapat digunakan untuk menjalankan dan
mengoneksikan sebuah aplikasi dengan sebuah sistem
manajemen basis data (SMBD). Para desainer ODBC membuatnya dengan tujuan agar
ODBC terbebas dari penggunaan bahasa
pemrograman tertentu,
sistem manajemen basis data tertentu, dan sistem operasi tertentu.
ODBC merupakan protokol standard yang
dapat menghubungkan segala jenis database eksternal server atau file eksternal
server.
Driver ODBC yang digunakan oleh Mesin database Microsoft Jket dapat mengakses
Microsoft SQL Server dan beberapa database eksternal lainnya. ODBC dapat mengakses sumber data
baik lokal maupun jarak jauh (remote) dengan menggunakan driver ODBC. Driver ODBC 16 bit atau 32 bit keduanya
dapat digunakan untuk mengakses sumber data.
Open Database Connectivity (ODBC)
adalah Application Programming interface (API) database yang khusus digunakan
untuk mengakses database relasional. ODBC terdapat dalam setiap komputer yang
menggunakan sistem operasi windows, karena ODBC merupakan bagian dari Windows
Open System Architecture (WOSA). Dalam ODBC disediakan berbagai Application
Programming Interface (API) yang berguna untuk menyediaan dan memberikan
stkitar bagi berbagai kegiatan pemrograman. Keuntungan utama menggunakan ODBC
ini adalah fleksibilitas, fleksibel disini artinya pengubahan jenis database
yang dipergunakan oleh sebuah aplikasi tidak akan mempengaruhi kode program
aplikasi tersebut.
ODBC
terdapat dalam Control Panel Windows, yang ditunjukkan dengan icon Data Source
(ODBC). Hanya saja tempat tampilan ODBC tidak sama untuk beberapa jenis
windows, seperti Windows98,2000,NT,XP,Me masing-masing akan mempunyai tampilan
yang berbeda untuk lokasi ODBC.
Pada ODBC terdapat 2 hal penting yang berkaitan
dengan koneksi database, yaitu :
·
Database Driver
Database Driver adalah software/driver yang berfungsi untuk membuat koneksi ke database yang sesuai dengan database tersebut. Setiap database memiliki driver yang spesifik, sehingga dalam sebuah ODBC data berisi lebih dari 1 database driver.
Database Driver adalah software/driver yang berfungsi untuk membuat koneksi ke database yang sesuai dengan database tersebut. Setiap database memiliki driver yang spesifik, sehingga dalam sebuah ODBC data berisi lebih dari 1 database driver.
·
Data Source Name (DSN)
Data Source Name (DSN) adalah nama/alias dari database yang digunakan oleh program, yang koneksinya melalui ODBC.
Data Source Name (DSN) adalah nama/alias dari database yang digunakan oleh program, yang koneksinya melalui ODBC.
Dalam ODBC terdapat beberapa jenis
Data Source Name yang akan menentukan otoritas pemakai database, yaitu
:
·
User DSN
User DSN bersifat private bagi user pembuatnya, artinya DSN jenis ini hanya dapat dipergunakan/tampak oleh user yang membuatnya (yaitu user yang login dengan username pembuat DSN tersebut), yang perlu menjadi catatan adalah bahwa sifat user DSN ini hanya berjalan pada Windows NT.
User DSN bersifat private bagi user pembuatnya, artinya DSN jenis ini hanya dapat dipergunakan/tampak oleh user yang membuatnya (yaitu user yang login dengan username pembuat DSN tersebut), yang perlu menjadi catatan adalah bahwa sifat user DSN ini hanya berjalan pada Windows NT.
·
System DSN
System DSN bersifat public dalam sebuah komputer, artinya semua user yang menggunakan komputer dimana Sistem DSN di-install dapat menggunakannya walaupun bukan pembuatnya.
System DSN bersifat public dalam sebuah komputer, artinya semua user yang menggunakan komputer dimana Sistem DSN di-install dapat menggunakannya walaupun bukan pembuatnya.
·
File DSN
File DSN adalah satu-satunya yang bisa di-share dan dapat dipergunakan komputer lain yang memiliki driver database yang sama, dengan demikian setting untuk koneksi database cukup dilakukan pada 1 komputer saja dan komputer yang lain cukup me-load-nya saja. File DSN ini umumnya dipergunakan untuk aplikasi multiuser pada suatu LAN.
File DSN adalah satu-satunya yang bisa di-share dan dapat dipergunakan komputer lain yang memiliki driver database yang sama, dengan demikian setting untuk koneksi database cukup dilakukan pada 1 komputer saja dan komputer yang lain cukup me-load-nya saja. File DSN ini umumnya dipergunakan untuk aplikasi multiuser pada suatu LAN.
ODBC memiliki beberapa komponen
utama, yakni sebagai berikut:
·
ODBC API: sekumpulan panggilan fungsi, kode-kode kesalahan dan sintaksis
SQL yang mendefinisikan bagaimana data dalam sebuah DBMS diakses.
·
Driver basis data ODBC: driver (yang berupa dynamic link library) yang
mampu memproses panggilan fungsi ODBC untuk sebuah DBMS tertentu.
·
ODBC Driver Manager: yang bertugas untuk memuat driver basis data ODBC yang
dibutuhkan oleh aplikasi.
Pengguna
sistem operasi Windows dapat mengonfigurasikan ODBC dengan menggunakan utilitas
ODBC yang terdapat di dalam Control Panel. Utilitas ini mengizinkan mereka
untuk mendefinisikan DSN (Data Source Name) untuk basis data yang hendak
diakses dan juga driver yang digunakan untuk mengakses basis data tersebut.
Untuk mengonfigurasikan ODBC dengan utilitas ini, mereka dapat mengasosiasikan
sebuah DSN dengan sebuah driver ODBC, yang mengizinkan aplikasi untuk dapat
berinterakse dengan sebuah basis data yang disimpan baik secara lokal di dalam
mesin yang sama maupun di dalam server jaringan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar